PJJ Topik-5
1. Lima Generasi Model PJJ dan Model
Pembelajarannya
Generasi
Pertama (The Correspondence Model
)
Model sistem PJJ pada
generasi pertama menggunakan print (cetak). Karakteristik Teknologi
penyampiannya Mmmpunyai fleksibilitas waktu, tempat, dan kecepatan. Bahan ajar
yang sistematis dan tidak ada interaksi dengan siswa.
Generasi Kedua ( The
Multimedia Model)
Ada beberapa model dalam
sistem PJJ yakni:
·
Print
·
Audiotape
·
Videotape
·
Computer
based learning (CAI/CAL)
·
Interactive
video
Karakteristik Teknologi penyampiannya
mempunyai fleksibilitas waktu, tempat, dan kecepatan. Bahan ajar yang
sistematis dan tidak ada interaksi dengan siswa kecuali pada model sistem
computer based learning dan interactive video.
Generasi Ketiga (The
Learning Model)
Model sistem PJJ yang
digunakan ada beberapa yakni :
·
Audioteleconferencing
·
Videoconferencing
·
Audigraphic
Communication
·
Broadcast
TV/Radio and audioteleconferencing
Karakteristik Teknologi
penyampiannya tidak adanya fleksibilitas waktu, tempat, dan kecepatan. Bahan
ajar yang sistematis hanya ada pada model sistem Audigraphic Communication dan Broadcast TV/Radio and
audioteleconferencing. Semua model
karakteristik penyampaiannya ada interaksi dengan siswa.
Generasi Keempat (The Flexible Learning Model)
Ada beberapa model dalam
sistem PJJ yakni:
·
Interactive
multimedia (IMM) online
·
Internet
based access to WWW resources
·
Computer
mediated communication (CMC)
Karakteristik Teknologi penyampiannya
mempunyai fleksibilitas waktu, tempat, dan kecepatan. Bahan ajar yang
sistematis dan semua model karakteristik penyampaiannya ada interaksi dengan siswa.
Generasi kelima (The
Intelligent Flexible Learning Model)
Ada Beberapa model dalam
sistem PJJ pada generasi lima yang lebih baik dibandungkan generasi
sebelum-sebelumnya yaitu:
·
Interactive
multimedia (IMM) online
·
Internet
based access to WWW resources
·
Computer
mediated communication (CMC) using automated response systems
·
Campus
portal access to institutional processes
Karakteristik Teknologi
penyampiannya mempunyai fleksibilitas waktu, tempat, dan kecepatan. Bahan ajar
yang sistematis dan semua model karakteristik penyampaiannya ada
interaksi dengan siswa.
2.
Empat model pembelajaran dengan
pemanfaatan TIK
Dibawah merupakan peta pemanfaatan TIK
dalam pembelajaran (Sumber:Sloan C,2007) :
|
Proporsi Materi yang disampaikan
secara online
|
Kategori
|
Deskripsi
|
|
0%
|
Traditional
- tradisional
|
Pembelajaran tatap muka – tanpa
memanfaatkan TIK atau teknologi jaringan, pembelajaran disampaikan melalui
tatap muka lisan maupun dengan memanfaatkan bahan cetak.
|
|
1-29%
|
ICT/Web
Facilitated – difasilitasi TIK/Jaringan
|
Pembelajaran yang sudah memanfaatkan
TIK atau teknologi jaringan untuk mempermudah dan memfasilitasi pembelajaran
tatap muka. Menggunakan internet sebagai sumber belajar, blog sebagai tempat
untuk menayangkan silabus dan materi perkuliahan, menggunakan email untuk
komunikasi, dan semua diarahkan untuk memperkaya pembelajaran tatap muka.
|
|
30-79%
|
Blended/
Hybrid
|
Pembelajaran yang meramu pemanfaatan
TIK/teknologi online dan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran disampaikan
lebih banyak secara online, menggunakan repository bahan ajar online,
menggunakan diskusi online, tapi tetap diperkaya dengan pembelajaran tatap
muka.
|
|
80+%
|
Online/
e-learning
|
Pembelajaran yang sangat
mengandalkan pemanfaatan TIK/teknologi online: hamper semua materi disajikan
dan disampaikan secara online, interaksi dilakukan secara virtual. Biasanya
tidak memiliki pembelajaran tatap muka atau hanya memiliki pada tingkat
minimal.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar