Kamis, 01 November 2012

Perbedaan Pndidikan Jarak Jauh dengan Pendidikan Tatap Muka


 Saya akan menjelaskan beberapa perbedaan Pendidikan Jarak Jauh dengan Pendidikan Tatap Muka. Berikut saya akan paparkan:


1.    Perbedaan dari sisi pengajar:
PJJ:
Pengajar bisa menghemat waktu dengan mengajar beberapa kelas sekaligus tanpa ada penghalang ruang dan waktu. Dapat mengajar secara massal tanpa ada batasan peserta. Dengan menggunakan ICT.

Tatap Muka:
Terbatasi oleh ruang dan waktu. Pengajar tidak dapat mengajar secara massal karena dengan tatap muka dibatasi oleh tempat pembelajaran (Gedung Pendidikan) dan waktu (Dibatasi oleh aturan).
2.    Perbedaan dari peserta didik:

PJJ:
      Peserta didik dalam segi waktu dan tempat mempunyai fleksibilitas tanpa ada batasan aturan yang kaku. Dalam segi program pendidikan peserta didik bebas memilih program pendidikan seperti apa yang dibutuhkan.

Tatap Muka:
      Dalam segi waktu dan tempat peserta didik harus mengikuti aturan yang sudah ada seperti waktu dan tempat sudah ditentukan oleh lembaga pendidikan (tidak bisa dimana saja dan kapan saja). Dalam segi program pendidikan peserta didik terpaket dalam mengambil program mata kuliah.

3.    Media Pembelajaran:

PJJ:
            Di dalam PJJ adapun klasifikasi dan jenis-jenis media pembelajaran (Heinich, Molenda, dan Russel, 1996):


1. Media yang tidak diproyeksikan

Media yang tidak diproyeksikan terdiri dari beberapa jenis yaitu: benda nyata (realia), replika, model, multimedia kit, simulator, bahan cetakan (printed materials), foto, gambar, chart, poster, dan grafik.
2. Media yang diproyeksikan
Media yang diproyeksikan adalah jenis media yang penggunaannya diproyeksikan ke layar. Jenis media yang tergolong ke dalam media yang diproyeksikan adalah Overhead Transparansi, film slide, dan gambar proyeksi komputer (Computer Image Projection).

3. Media audio
Media audio adalah bahan suara (audio) yang direkam dalam format fisik tertentu. Secara fisik jenis media yang tergolong sebagai media audio adalah kaset audio dan disk audio.
4.Media video
Media video adalah gambar bergerak yang direkam dalam format kaset video, Video Cassette Disc (VCD), dan Digital Versatile Disc (DVD).

5.Komputer
Komputer merupakan jenis media yang secara virtual dapat menyediakan respon yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh peserta didik. Perkembangan teknologi yang pesat saat ini telah memungkinkan komputer memuat dan menayangkan beragam bentuk media di dalamnya.
6. Multimedia berbasis komputer
Multimedia berbasis komputer dapat pula dimanfaatkan sebagai sarana dalam melakukan simulasi untuk melatih keterampilan dan kompetensi tertentu. Misalnya, tampilan multimedia dalam bentuk animasi yang memungkinkan peserta didik lebih paham dalam pembelajaran.
                 
Dalam pembelajarannya media pembelajarannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang memungkinkan pengajar ataupun pendidik menjadi lebih efektif dan efesien.

Tatap Muka:
Media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran tatap muka masih banyak menggunakan alat-alat tradisional seperti : white/black board, OHP, Proyektor, dll. Dan semua itu harus dilakukan dalam waktu yang sama dan tempat yang sama (terbatas). Dalam proses tatap muka terkadang dilakukan kegiatan mengajar yang menggunakan beberapa teknologi, tapi dalam tatap muka tidak se-efektif dan se-efisien dalam PJJ.


Dilihat dari sumber pembelajarannya AECT (Association for Educational Communication and Technology) membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar, yaitu:
·         Pesan; di dalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.
·         Orang; di dalamnya mencakup pengajar, tokoh masyarakat, tenaga ahli, dan sebagainya
·         Bahan; merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran, seperti buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT, program slide, alat peraga, dan sebagainya.
·         Alat; sarana yang digunakan untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas.
·         Teknik; cara (prosedur) yang digunakan orang dalam memberikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah, permainan/simulasi, tanya jawab, dan sebagainya.
·         Latar (setting) atau lingkungan; termasuk di dalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.
Media pembelajaran sangatlah  penting, oleh karena itu media pembelajaran harus mempunyai beberapa kegunaan seperti dibawah:
1. berperan sebagai sarana komunikasi
2. sebagai bahan belajar mandiri (modul)
3. memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis
4. mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indera
5. menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara peserta didik dengan sumber belajar
6. memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan
7. pembelajaran lebih menyenangkan, sehingga peserta didik tidak merasa bosan dalam belajar

Selain itu media pembelajaran harus memberikan kontribusi, seperti menurut Kemp and Dayton, 1985:
1. penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar
2. pembelajaran dapat lebih menarik
3. pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan metode belajar
4. waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek
5. kulitas pembelajaran dapat ditingkatkan
6. proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan
7. sikap positif peserta terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran dapat ditingkatkan
8. peran dosen berubah kearah yang positif

Dalam PJJ kita harus bisa memilih media yang paling cocok dan sesuai kebutuhan yang ada dalam situasi dan kondisi yang berlangsung. Mengacu pada pendapat (Bates, 1995)  yang mengatakan ada  tujuh kriteria yang dapat kita jadikan pedoman dalam memilih media yang dikenal dengan istilah ACTIONS, yaitu:
a.    Access
Baik pengajar ataupun peserta didik kita dapat dengan mudah menggunakan akses yang sudah tersedia.
b.    Cost
Dengan  MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER pembelajaran akan lebih cepat dan murah karena setiap siswa ataupun pengajar rata-rata mempunyai laptop dan dapat dengan mudah akses wifi gratis yang sekarang banyak tersedia dimana-mana.
c.    Teaching and Learning
Dengan MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER pembelajaran akan lebih interaktif, tidak membosankan, efektif, mudah dicerna oleh mahasiswa D4 Kewirausahaan.
d.    Interactivity
Dengan adanya kecanggihan teknologi salah satunya internet,jarak ruang dan waktu bukan lagi penghalang untuk berkomunikasi dua arah dengan baik.
e.    Organisation Issues
Kita sudah dapat banyak dukungan dari semua unsur untuk mendukung pembelajaran ini.
f.     Novelty
Dengan kecanggihan teknologi MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER menjadi sarana yang paling baik untuk membuat motivasi bagi pelajar karena isinya yang bisa dibuat semenarik mungkin.
g.    Speed
Dengan MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER penyampian materi dapat secara massal dengan waktu yang cepat, tidak memakan tempat yang banyak pula, karena kecanggihan teknologi yang terus berkembang pesat.

Terima Kasih semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar